Arsip untuk April, 2008|Halaman arsip bulanan

sakit kepala

kekenyangan

ingin cepat-cepat wiken, menghadiri pernikahan seorang teman dan berbagi cerita dengan kamikami

menunggu kurir yang sedang mengantarkan hadiah untuk teman tersebut (lama bener sih)

mengerjakan company profile untuk suatu project namun terus stuck

pikiran terus teralih, berhasil menemukan cara untuk “ëksis” sehingga sebentar2 ditengok

disconnect dan reconnect terus-terusan

jam, esia, im3

stramberry fields forever, eleanor rigby, a day in the life, let it be, all i need is love (hehehe)

If you leave me now

Sebenernya ga suka ma liriknya karena agak2 terlalu cengeng dan drama, tapi makin lama ternyata lagunya makin enak didenger euy. Jadi, ya terima aja deh liriknya kaya apapun.

If you leave me now, you’ll take away the biggest part of me
No baby please don’t go
If you leave me now, you’ll take away the very heart of me
No baby please don’t go

A love like ours is love that’s hard to find
How could we let it slip away
We’ve come too far to leave it all behind
How could we end it all this way
When tomorrow comes we’ll both regret
Things we said today

A love like ours is love that’s hard to find
How could we let it slip away
We’ve come too far to leave it all behind
How could we end it all this way
When tomorrow comes we’ll both regret
Things we said today

If you leave me now, you’ll take away the biggest part of me
No baby please don’t go
Oh girl, just got to have you by my side

No baby, please don’t go

Oh mama, I just got to have your lovin, yeah

We’ve come too far to leave it all behind

ternyata…

Hari ini, adik saya ada tes di 2 perusahaan. Dua2nya MT, yang satu di bank (yg saya daftar 2-3 kl tp ga perna dipanggil –> kasian deh saya) dan satu lagi di distro mobil (duh maaf atas penggunaan istilah yang ga tepat). Kebetulan yang satu panggilannya mendadak n satu lagi kira-kira dikasih tau dr minggu kemarin. Kemaren malem, sementara saya asik2 buang2 waktu di dunia maya, dia ribet banget. Buka-buka buku finance n accounting. Sampe bingung juga, ngapain sih? DIa bilang, lah kan buat besok. Lho, kata saya, bukan psikotes doang? “Ëngga”, kata adik saya mulai bete. “Huh.. kan tesnya macem2, mana uda pada lupa”, seraya mengucapkan beberapa hal yang udah ga bisa saya sebut lagi. “Kalo psikotes doang sih, sekarang juga tidur aja”. Jadi inget, pantes aja kalo ada panggilan gitu adik saya ribet sendiri (riri), soalnya dia harus belajar, belom kalo ada tes audit.. ckk ckk.. 

Ternyata ada enaknya juga ya lulusan farmasi, mana ada tuh panggilan kerjaan tesnya farmakologi or farmasetika. Trus kalo untuk produksi steril materi tesnya teknologi steril. Mati aja deh kalo begitu. Atau mungkin kalo di bagian technical ada tes yang begitu? Kasih tau saya ya, saya ga akan nyoba. wehehehe..

death… (again)

gara-gara pertanyaan dalam salah satu milis. jd deh ngayal lagi.

Pertanyaannya adalah: Jika ini hari terakhir dalam hidupmu, apakah yang ingin kamu lakukan

Langsung deh semua jawaban berterbangan dalam otak gue.. Skenario yang terjadi misalnya ketika saya bangun besok pagi, tau2 dapat pesan, “Listya, hidup kamu dua puluh empat jam lagi. Langsung deh saya ngantor, resign, beresin pekerjaan2 yg masih bisa dikerjain, minta maaf sama orang2 yang saya kenal n perpisahan. Trus pasti pulang, minta maaf sama orang tua atas semua kesalahan atas hal-hal yang pernah/tidak pernah saya lakukan, trus ke adik-adik, trus mulai mencari orang-orang yang pernah saya sakiti, mantan2, teman2 lama, dan semua2nya untuk minta maaf dan pisahan. Trus mungkin bayar tagihan kartu kredit, tagihan internet, dll. Trus ngapusin contact list dr ym,fb, fs, biar orang2 ga ngeri ngeliat keeksisan gue gitu. Trus dengerin lagu2, nonton 10 things, trus mungkin kebandung untuk sunrise terakhir sebelum mati.

bentar2.. flashback. Itu kalo gue tau bahwa 24 jam lagi gue akan mati. gimana kalo abis nulis ini, trus gue pergi, trus kesamber bus, crot (final destination abis). Masa gue harus bernegosiasi dengan Tuhan? “Tuhan, tolong berikan 24 jam untuk saya, saya ingin menghapus account facebook dulu, saya sudah membuat jadwalnya Tuhan apa-apa saja yang mau saya lakukan. Saya mau minta maaf kepada orang-orang yang pernah saya sakiti dulu. Saya janji, dalam 24 jam saya akan kembali” Tuhan mungkin akan menjawab, “Kamu sudah hidup selama 25 tahun, tidak cukupkah waktu itu untuk memperbaiki kesalahan-kesalahanmu? Kenapa kamu harus menunggu sampai saat terakhir untuk membuat orang mengetahui bahwa mereka berarti untukmu?”

hmmm, dan saya tidak tahu harus menjawab apa..

dari nfs

terhenyak begitu saja.

buat apa saya pusing

buat apa saya repot

toh hidup hanya permainan..

dan kalau saya masuk dalam permainan itu berarti saya telah terperangkap

pertengkaran, keributan, masalah, emosi

semua hanya ilusi

hanya ada agar permainan lebih menarik.

Halaman Berikutnya »