Arsip untuk November 20th, 2008|Halaman arsip harian
Rendition
Beberapa hari yang lalu akhirnya gue tonton juga nih film, padahal belinya udah dari kapan tau. Ga gitu ngerti film apaan, cuma kebiasaan aja nonton film2nya reese jadi akhirnya beli film inih. Ternyata ceritanya tentang seseorang keturunan mesir (yang udah tinggal di US puluhan tahun, ahli teknik kimia, beristrikan org US –> si reese) yang diambil (diculik) sama pemerintah US (CIA) waktu dia balik dari afrika selatan ke US atas nama mengatasi terorisme, dipenjara disiksa dipaksa ngaku kalo dia ada hubungan sama seseorang teroris atas dasar ada nomor yang dikenali sebagai nomor teroris menghubungi hp si orang itu. Dimana mungkin aja ada kesalahan dalam peneleponan (artinya si teroris ga menghubungi si orang yang diculik-diciduk-dipenjara-disiksa-dipaksa ngaku itu).
Cape banget nontonnya dalam artian banyak banget emosi yang muncul dari film ini.
- Emosi seorang istri yang senang karena suaminya akan pulang dari afrika, menjemput di bandara, namun sampai orang terakhir keluar, suaminya tidak muncul. Hpnya tidak bisa dihubungi, bingung suaminya dimana n keadaannya gimana. Atas bantuan seorang “teman” akhirnya tau kalo suaminya jadi korban “rendition”.
- Emosi seorang anak yang sudah menanti dengan sangat kepulangan ayahnya.
- Emosi seorang agen CIA yang baru pertama kali menyaksikan adegan penyiksaan terhadap orang yang dikira teroris atau memiliki hubungan dengan terorisme.
- Emosi seorang yang tiba-tiba ditahan ketika turun dari pesawat, karena ia masih warganegara mesir walau tinggal di US puluhan tahun, karena ia muslim (sepertinya, saya kurang ingat), karena ia ahli teknik kimia yang kebetulan ada di afrika selatan untuk menghadiri suatu konferensi ilmiah dan diduga ia terlibat dalam pembuatan bom, karena ada dugaan seorang teroris menghubungi ponselnya.
- Emosi seorang laki-laki yang kakaknya tewas dalam jihad dan temannya tertangkap dalam suatu aksi dan hendak meneruskan perjuangan kakaknya serta temannya, dengan membunuh ayah dari pacarnya.
- Emosi seorang anak yang dipaksa menikah dengan laki-laki pilihan ayahnya, yang memiliki hubungan dengan seorang pria yang ternyata menjadikan ayahnya target sasaran.
- Emosi seorang ibu yang akhirnya tahu pengorbanan anaknya.
Hmm, banyak kan? Filmnya 2 jam lebih, mungkin hampir 3 jam, dengan emosi sebanyak itu bahkan lebih. Mungkin sama capenya seperti habis nonton crash.
Komentar (2)



